Close Menu
  • Beranda
  • Nasional
  • Regional Jabar
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan dan Budaya
  • Peristiwa
  • Webtorial
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Inovasi Pelayanan Publik, Aplikasi SITRABAR Lapas Subang Resmi Raih Sertifikat Hak Cipta
  • Boy Naldo Inisiasi Aplikasi SITRABAR Untuk Pelayanan Publik Subang
  • Pithra Jaya Saragih Tekankan Kekompakan Pegawai Lapas Tanjungpinang
  • Kakanwil Ditjenpas Kepri Panen 250 Kg Jagung Di Tanjungpinang
  • Petugas Lapas Banceuy Amankan Pengunjung Selundupkan Sabu
  • Kakanwil Ditjenpas Kepri Bagikan Sembako Di Lapas Tanjungpinang
  • Lapas Perempuan Bandung Kembangkan Bakat Stand Up WBP
  • Wujudkan Pelayanan yang Transparan dan Akuntabel, Rutan Kendari Terima Kunjungan Ombudsman RI Perwakilan Sultra
Facebook X (Twitter) Instagram
Editor JabarEditor Jabar
Demo
  • Home
  • Regional Jabar

    Inovasi Pelayanan Publik, Aplikasi SITRABAR Lapas Subang Resmi Raih Sertifikat Hak Cipta

    Oktober 28, 2026

    Boy Naldo Inisiasi Aplikasi SITRABAR Untuk Pelayanan Publik Subang

    Oktober 28, 2026

    Petugas Lapas Banceuy Amankan Pengunjung Selundupkan Sabu

    Oktober 27, 2026

    Lapas Perempuan Bandung Kembangkan Bakat Stand Up WBP

    Oktober 27, 2026

    Ombudsman Cek Pelayanan Publik di Rutan Kelas Satu Bandung

    Oktober 21, 2026
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan dan Budaya
  • Indeks
Editor JabarEditor Jabar
Home»Regional Jabar»RS Unggul Karsa Medika Terapkan Sistem Pendaftaran Sidik jari Untuk Peserta BPJS Kesehatan
Regional Jabar

RS Unggul Karsa Medika Terapkan Sistem Pendaftaran Sidik jari Untuk Peserta BPJS Kesehatan

By editorjab4rDesember 9, 2022
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Editorjabar.com, Bandung – Rumah Sakit Unggul Karsa Medika (RSUKM) Kabupaten Bandung, menerapkan sistem sidik jari atau fingerprint, untuk pendaftaran pasien peserta BPJS.

Sistem pendaftaran sidik jari atau fingerprint, merupakan upaya untuk memangkas administrasi yang dilakukan secara manual dan juga menghindari antrian pasien saat mendaftar.

RSUKM merupakan rumah sakit pertama di Kabupaten Bandung, yang menerapkan sistem inovasi dari BPJS tersebut .

Direktur RSUKM dr. Theresia Monica Rahardjo, mengatakan, dengan adanya sistem sidik jari sangat memudahkan bagi pasien BPJS untuk melakukan pendaftara. Selain efisien, menurut dr. Monica, sistem sidik jari tersebut juga menghilangkan kemungkinan tertukarnya data pasien BPJS.

“Sudah enam bulan penerapan sistem fingerprint di RSUKM. Untuk rumah sakit di Kabupaten Bandung, RSUKM merupakan yang pertama penerapannya, sebagai proyek ujicoba,”ucap dr. Monica di Soreang Kabupaten Bandung, Jumat, (9/12/2022).

Ditambahkannya, untuk pendaftaran dengan sistem pendaftaran sidik jari sangat mudah.

Pasien peserta BPJS mendaftar dengan e-KTP serta sidik jari di fasilitas kesehatan. Data pasien tersebut kemudian terekam di database. Pasien bersangkutan tidak usah mengantri atau mendaftar kembali apabila memerlukan layanan kesehatan, tinggal melakukan sidik jari di alat fingerprint yang ada di fasilitas pelayanan atau poli.

Dikatakannya juga, sistem pendaftaran sidik jari pasien BPJS di RSUKM awalnya diterapkan di empat poli pelayanan. Namun dr. Monica meminta agar semua poli pelayanan kesehatan yang ada di RSUKM diterapkan sistem pendaftaran sidik jari atau fingerprint.

“Saya meminta untuk semua poli baik mayor atau minor sudah menjalankan fingerprint. Dan ini sangat membantu bagi kami,”jelasnya.

Ia juga menambahkan, dari total jumlah pasien yang setiap harinya, baik pasien rawat jalan, rawat inap maupun pasien pemeriksaan laboratorium atau pasien pemeriksaan penunjang .

“Dari 300 sampai 400 total pasien setiap harinya, sekitar 75 persen sudah mendaftarkan diri menggunakan fingerprint,”jelasnya.

Monica pun berharap sistem tersebut dapat diterapkan bukan hanya bagi pasien peserta BPJS saja. RSUKM berkeinginan pendaftaran dengan menggunakan sistem sidik jari saat diterapkan pada pasien umum maupun asuransi lainnya. Mengingat efisiensi, kenyamanan serta keamanan data pasien dapat terjaga dengan menggunakan sistem tersebut.

“Bisa diperluas 100 persen. Dan saya juga inginnya bukan hanya diterapkan di pasien-pasien BPJS. Kami RSUKM ingin berinovasi sistem ini juga diterapkan bagi pasien yang lain, pasien umum dan asuransi yang lain. Sehingga para meningkatkan efisensi dan juga meningkatkan pelayanan terbaik bagi pasien-pasien kami,”harap dr. Monica.

RS Unggul Karsa Medika Terapkan Sistem Pendaftaran Sidik jari Untuk Peserta BPJS Kesehatan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email

Related Posts

Inovasi Pelayanan Publik, Aplikasi SITRABAR Lapas Subang Resmi Raih Sertifikat Hak Cipta

Oktober 28, 2026

Boy Naldo Inisiasi Aplikasi SITRABAR Untuk Pelayanan Publik Subang

Oktober 28, 2026

Petugas Lapas Banceuy Amankan Pengunjung Selundupkan Sabu

Oktober 27, 2026

Lapas Perempuan Bandung Kembangkan Bakat Stand Up WBP

Oktober 27, 2026

Ombudsman Cek Pelayanan Publik di Rutan Kelas Satu Bandung

Oktober 21, 2026

Instruksi Menteri Imipas Rutan Bandung Gelar Sosialisasi Hunian

Oktober 19, 2026
Terbaru
Regional Jabar

Inovasi Pelayanan Publik, Aplikasi SITRABAR Lapas Subang Resmi Raih Sertifikat Hak Cipta

By editorjab4rOktober 28, 2026

EditorJabar.com, SUBANG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Subang, Jawa Barat, menorehkan prestasi gemilang di…

Boy Naldo Inisiasi Aplikasi SITRABAR Untuk Pelayanan Publik Subang

Oktober 28, 2026

Pithra Jaya Saragih Tekankan Kekompakan Pegawai Lapas Tanjungpinang

Oktober 27, 2026

Kakanwil Ditjenpas Kepri Panen 250 Kg Jagung Di Tanjungpinang

Oktober 27, 2026

 

Editor Jabar adalah media informasi dan edukasi bagi masyarakat Jawa Barat

Copyright © editorjabar.com

© 2026 editorjabar.com
  • Home
  • Health
  • Technology
  • TV & Drama
  • Buy Now

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.