Close Menu
  • Beranda
  • Nasional
  • Regional Jabar
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan dan Budaya
  • Peristiwa
  • Webtorial
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Inovasi Pelayanan Publik, Aplikasi SITRABAR Lapas Subang Resmi Raih Sertifikat Hak Cipta
  • Boy Naldo Inisiasi Aplikasi SITRABAR Untuk Pelayanan Publik Subang
  • Pithra Jaya Saragih Tekankan Kekompakan Pegawai Lapas Tanjungpinang
  • Kakanwil Ditjenpas Kepri Panen 250 Kg Jagung Di Tanjungpinang
  • Petugas Lapas Banceuy Amankan Pengunjung Selundupkan Sabu
  • Kakanwil Ditjenpas Kepri Bagikan Sembako Di Lapas Tanjungpinang
  • Lapas Perempuan Bandung Kembangkan Bakat Stand Up WBP
  • Wujudkan Pelayanan yang Transparan dan Akuntabel, Rutan Kendari Terima Kunjungan Ombudsman RI Perwakilan Sultra
Facebook X (Twitter) Instagram
Editor JabarEditor Jabar
Demo
  • Home
  • Regional Jabar

    Inovasi Pelayanan Publik, Aplikasi SITRABAR Lapas Subang Resmi Raih Sertifikat Hak Cipta

    Oktober 28, 2026

    Boy Naldo Inisiasi Aplikasi SITRABAR Untuk Pelayanan Publik Subang

    Oktober 28, 2026

    Petugas Lapas Banceuy Amankan Pengunjung Selundupkan Sabu

    Oktober 27, 2026

    Lapas Perempuan Bandung Kembangkan Bakat Stand Up WBP

    Oktober 27, 2026

    Ombudsman Cek Pelayanan Publik di Rutan Kelas Satu Bandung

    Oktober 21, 2026
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan dan Budaya
  • Indeks
Editor JabarEditor Jabar
Home»Regional Jabar»Soal Dugaan Korupsi dan Gratifikasi di Bandung Barat Saat Hengky Kurniawan Menjabat Bupati, KPK Tindaklanjuti Laporan Masyarakat
Regional Jabar

Soal Dugaan Korupsi dan Gratifikasi di Bandung Barat Saat Hengky Kurniawan Menjabat Bupati, KPK Tindaklanjuti Laporan Masyarakat

By editorjab4rJuli 14, 2024
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Editorjabar.com, Bandung Barat – Kasus korupsi di Kabupaten Bandung Barat (KBB) tampaknya bukan semakin meredup setelah mantan-mantan bupatinya tersandung hukum. Malahan, korupsi di KBB semakin menggila.

Sejumlah elemen masyarakat di Bandung Barat melaporkan dugaan korupsi atau gratifikasi oleh mantan pejabat di Kabupaten Bandung Barat.

Belum lama ini, laporan dilayangkan oleh Forum Peduli Bandung Utara (Forbat) ke lembaga anti rasuah KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).

Laporan tersebut, per tanggal 11 Juli 2024 lalu dijawab KPK ke Forbat selaku pelapor, yang melaporkan dugaan adanya korupsi atau gratifikasi di Bandung Barat.

Jachja Taruna Djaja (JTD), seorang relawan Anti Korupsi, memberikan tanggapannya mengenai dugaan gratifikasi kegiatan rotasi/mutasi pejabat pada masa Hengky Kurniawan menjabat sebagai bupati KBB, yang sedang ditindaklanjuti oleh KPK.

“Saya pernah bilang, bahwa KPK tidak pernah menunda-nunda laporan pengaduan masyarakat. Cepat atau lambatnya proses dugaan korupsi membutuhkan waktu, bergantung pada lengkap atau kurangnya laporan tersebut. Nah, laporan yang dilakukan oleh Suherman Forbat dan ditindaklanjuti oleh KPK patut kita apresiasi. Berarti kasus-kasus yang terjadi di KBB tinggal menunggu takdir menjemputnya,” kata JTD, dalam pernyataannya, Sabtu 13 Juli 2024 malam.

Saat ini, KPK sedang menangani kasus yang terjadi di Dinas Kesehatan KBB. JTD berharap kasus-kasus lainnya juga telah dilaporkan oleh pegiat anti-korupsi lainnya. Jika belum, ia mendorong agar mengikuti pedoman yang dikeluarkan KPK untuk segera menindaklanjuti kasus tersebut dan membereskan para koruptor di KBB.

“Mari teman-teman pegiat antikorupsi, kita bersatu dan bersama-sama membasmi tindakan koruptif di KBB agar cepat pulih di usianya yang ke-17 ini,” pungkas JTD.

Adapun format laporan pengaduan yang baik terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meliputi:

Laporan/Pengaduan disampaikan secara tertulis. Dilengkapi identitas pelapor yang terdiri atas: nama, alamat lengkap, pekerjaan, nomor telepon, fotokopi KTP, dan lain-lain. Uraian mengenai fakta tentang dugaan tindak pidana korupsi yang meliputi: peristiwa yang terjadi, tempat dan waktu kejadian, dugaan pelaku korupsi, dan modus operandi (cara atau peran pelaku).

JTD menambahkan, dokumen pelaporan ke lembaga anti rasuah tersebut dilengkapi dengan dokumen atau keterangan terkait dugaan tindak pidana korupsi yang dilaporkan.

” Nilai kerugian dan jenis korupsinya, seperti merugikan keuangan negara, penyuapan, pemerasan, atau penggelapan, jika ada. Informasi penanganan kasus oleh penegak hukum/lembaga pengawasan. Laporan/pengaduan tidak dipublikasikan, “paparnya.

Ditegaskannya dengan format laporan yang baik, diharapkan proses penanganan kasus korupsi bisa lebih cepat dan para pelaku dapat segera diadili,” pungkasnya.

KPK Tindaklanjuti Laporan Masyarakat Soal Dugaan Korupsi dan Gratifikasi di Bandung Barat Saat Hengky Kurniawan Menjabat Bupati
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email

Related Posts

Inovasi Pelayanan Publik, Aplikasi SITRABAR Lapas Subang Resmi Raih Sertifikat Hak Cipta

Oktober 28, 2026

Boy Naldo Inisiasi Aplikasi SITRABAR Untuk Pelayanan Publik Subang

Oktober 28, 2026

Petugas Lapas Banceuy Amankan Pengunjung Selundupkan Sabu

Oktober 27, 2026

Lapas Perempuan Bandung Kembangkan Bakat Stand Up WBP

Oktober 27, 2026

Ombudsman Cek Pelayanan Publik di Rutan Kelas Satu Bandung

Oktober 21, 2026

Instruksi Menteri Imipas Rutan Bandung Gelar Sosialisasi Hunian

Oktober 19, 2026
Terbaru
Regional Jabar

Inovasi Pelayanan Publik, Aplikasi SITRABAR Lapas Subang Resmi Raih Sertifikat Hak Cipta

By editorjab4rOktober 28, 2026

EditorJabar.com, SUBANG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Subang, Jawa Barat, menorehkan prestasi gemilang di…

Boy Naldo Inisiasi Aplikasi SITRABAR Untuk Pelayanan Publik Subang

Oktober 28, 2026

Pithra Jaya Saragih Tekankan Kekompakan Pegawai Lapas Tanjungpinang

Oktober 27, 2026

Kakanwil Ditjenpas Kepri Panen 250 Kg Jagung Di Tanjungpinang

Oktober 27, 2026

 

Editor Jabar adalah media informasi dan edukasi bagi masyarakat Jawa Barat

Copyright © editorjabar.com

© 2026 editorjabar.com
  • Home
  • Health
  • Technology
  • TV & Drama
  • Buy Now

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.