Close Menu
  • Beranda
  • Nasional
  • Regional Jabar
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan dan Budaya
  • Peristiwa
  • Webtorial
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Inovasi Pelayanan Publik, Aplikasi SITRABAR Lapas Subang Resmi Raih Sertifikat Hak Cipta
  • Boy Naldo Inisiasi Aplikasi SITRABAR Untuk Pelayanan Publik Subang
  • Pithra Jaya Saragih Tekankan Kekompakan Pegawai Lapas Tanjungpinang
  • Kakanwil Ditjenpas Kepri Panen 250 Kg Jagung Di Tanjungpinang
  • Petugas Lapas Banceuy Amankan Pengunjung Selundupkan Sabu
  • Kakanwil Ditjenpas Kepri Bagikan Sembako Di Lapas Tanjungpinang
  • Lapas Perempuan Bandung Kembangkan Bakat Stand Up WBP
  • Wujudkan Pelayanan yang Transparan dan Akuntabel, Rutan Kendari Terima Kunjungan Ombudsman RI Perwakilan Sultra
Facebook X (Twitter) Instagram
Editor JabarEditor Jabar
Demo
  • Home
  • Regional Jabar

    Inovasi Pelayanan Publik, Aplikasi SITRABAR Lapas Subang Resmi Raih Sertifikat Hak Cipta

    Oktober 28, 2026

    Boy Naldo Inisiasi Aplikasi SITRABAR Untuk Pelayanan Publik Subang

    Oktober 28, 2026

    Petugas Lapas Banceuy Amankan Pengunjung Selundupkan Sabu

    Oktober 27, 2026

    Lapas Perempuan Bandung Kembangkan Bakat Stand Up WBP

    Oktober 27, 2026

    Ombudsman Cek Pelayanan Publik di Rutan Kelas Satu Bandung

    Oktober 21, 2026
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan dan Budaya
  • Indeks
Editor JabarEditor Jabar
Home»Ekonomi»Gemuk Tapi Lincah, Kebijakan Untuk Ekspor
Ekonomi

Gemuk Tapi Lincah, Kebijakan Untuk Ekspor

By editorjab4rMei 20, 2022
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Oleh: Mirah Kusumaningrum

Keputusan pemerintah Jokowi untuk membuka kembali keran ekspor minyak goreng dan bahan baku minyak goreng mulai hari senin tanggal 23/5/2022 menunjukkan kelincahan suatu negara besar dalam mengambil keputusan.

Bulan lalu, Keppres yang melarang ekspor minyak goreng dan bahan baku minyak goreng telah sukses menurunkan harga dan mengurangi kelangkaan ketersediaan minyak goreng sawit di pasaran menjelang Idul Fitri, serta menggebuk para mafia dan kita harapkan memberi efek jera bagi mereka.

Menurut Ketua DPRRI Puan Maharani pelarangan sementara ekspor minyak goreng ini menunjukkan keberpihakan yang kuat dari pemerintah untuk memprioritaskan kepentingan rakyat.

Sering terjadi dalam suatu organisasi yang kecil akan lebih lincah dan cepat beradaptasi dibanding suatu organisasi yang gemuk.

Semua itu disebabkan birokrasi organisasi kecil biasanya tidak terlalu panjang dibanding organisasi besar yang anggotanya berasal dari berbagai strata atau kelompok orang yang beragam.

Strata berdasar : pendidikan, usia, profesi dan kepentingan ekonomi yang beragam mengakibatkan cara pandang dan kepentingan antar anggota juga beragam.

Dalam suatu kumpulan masyarakat yang heterogen itu kita harus memiliki dirigent alias pemimpin orkestra yang kuat dimana ia dapat meramu dan mengatur para pemain musik untuk tidak menjadi jagoan sendiri dan pada akhirnya dicapai keharmonisan musik.

Dan itu harus dia lakukan di waktu dan kesempatan yang sempit dan terus berubah ubah.

masalah timing menjadi suatu hal yang penting. Kapan saya jadi harus begini dan kapan saya harus begitu.

Menghadapi percepatan perubahan dunia yang makin kencang akselerasinya, baik dalam bidang teknologi, politik dan ekonomi maka diperlukan juga perubahan keputusan keputusan yang sesuai dengan ketepatan timing nya karena suatu keputusan bukanlah dogma yang harus dijaga agar tidak berubah seumur hidup.

Stake holder Negara Kesatuan Republik Indonesia juga beragam dan semua harus difikirkan dan diselesaikan permasalahannya masing masing.

Mulai dari petani sawit, pengusaha CPO dan minyak goreng, eksportir, EMKL dan juga masyarakat banyak konsumen minyak goreng.

Pemerintah RI juga harus mempertimbangan hubungan eksternal politik dan ekonomi dengan negara lain yang tentunya sebagai tetangga, sahabat dan sesama umat manusia di dunia harus saling bekerjasama dengan tetap menomor satukan bangsanya sendiri.

Pada dasarnya keputusan pemerintah membuka kembali keran ekspor minyak goreng dan bahan baku minyak goreng tersebut adalah bertujuan memberi harmoni pada musik penguasa tertinggi NKRI yakni masyarakat heterogen Indonesia.

**)Mirah Kusumaningrum, Pengamat Ekonomi Kerakyatan, Tinggal di Jawa Timur

Gemuk Tapi Lincah. Kebijakan Untuk Ekspor
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email

Related Posts

Bank bjb Hadirkan DIGI Ramadan Street Kuliner Festival untuk Mendorong Digitalisasi Transaksi Kuliner

Maret 29, 2025

Bank bjb Imbau Nasabah Agar Waspada Terhadap Segala Bentuk Modus Penipuan

Maret 28, 2025

Bank bjb dan BPSDM Provinsi Jawa Barat Perkuat Sinergi untuk Tingkatkan Sumber Daya Manusia

Maret 26, 2025

Pentingnya Mempersiapkan Dana Pendidikan Sejak Dini

Maret 25, 2025

Menanggapi Situasi Terkait Pemberitaan bank bjb Saat ini

Maret 13, 2025

Nabung di bank bjb, Bisa Dapat Slot Lari 5K dan 10K Yumaju Berlebarun

Maret 12, 2025
Terbaru
Regional Jabar

Inovasi Pelayanan Publik, Aplikasi SITRABAR Lapas Subang Resmi Raih Sertifikat Hak Cipta

By editorjab4rOktober 28, 2026

EditorJabar.com, SUBANG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Subang, Jawa Barat, menorehkan prestasi gemilang di…

Boy Naldo Inisiasi Aplikasi SITRABAR Untuk Pelayanan Publik Subang

Oktober 28, 2026

Pithra Jaya Saragih Tekankan Kekompakan Pegawai Lapas Tanjungpinang

Oktober 27, 2026

Kakanwil Ditjenpas Kepri Panen 250 Kg Jagung Di Tanjungpinang

Oktober 27, 2026

 

Editor Jabar adalah media informasi dan edukasi bagi masyarakat Jawa Barat

Copyright © editorjabar.com

© 2026 editorjabar.com
  • Home
  • Health
  • Technology
  • TV & Drama
  • Buy Now

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.