Close Menu
  • Beranda
  • Nasional
  • Regional Jabar
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan dan Budaya
  • Peristiwa
  • Webtorial
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Inovasi Pelayanan Publik, Aplikasi SITRABAR Lapas Subang Resmi Raih Sertifikat Hak Cipta
  • Boy Naldo Inisiasi Aplikasi SITRABAR Untuk Pelayanan Publik Subang
  • Pithra Jaya Saragih Tekankan Kekompakan Pegawai Lapas Tanjungpinang
  • Kakanwil Ditjenpas Kepri Panen 250 Kg Jagung Di Tanjungpinang
  • Petugas Lapas Banceuy Amankan Pengunjung Selundupkan Sabu
  • Kakanwil Ditjenpas Kepri Bagikan Sembako Di Lapas Tanjungpinang
  • Lapas Perempuan Bandung Kembangkan Bakat Stand Up WBP
  • Wujudkan Pelayanan yang Transparan dan Akuntabel, Rutan Kendari Terima Kunjungan Ombudsman RI Perwakilan Sultra
Facebook X (Twitter) Instagram
Editor JabarEditor Jabar
Demo
  • Home
  • Regional Jabar

    Inovasi Pelayanan Publik, Aplikasi SITRABAR Lapas Subang Resmi Raih Sertifikat Hak Cipta

    Oktober 28, 2026

    Boy Naldo Inisiasi Aplikasi SITRABAR Untuk Pelayanan Publik Subang

    Oktober 28, 2026

    Petugas Lapas Banceuy Amankan Pengunjung Selundupkan Sabu

    Oktober 27, 2026

    Lapas Perempuan Bandung Kembangkan Bakat Stand Up WBP

    Oktober 27, 2026

    Ombudsman Cek Pelayanan Publik di Rutan Kelas Satu Bandung

    Oktober 21, 2026
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan dan Budaya
  • Indeks
Editor JabarEditor Jabar
Home»Regional Jabar»Lapas Narkotika Bandung Produksi Telur Ayam Sampai 500 Butir Per Hari, Dukung Ketahanan Pangan
Regional Jabar

Lapas Narkotika Bandung Produksi Telur Ayam Sampai 500 Butir Per Hari, Dukung Ketahanan Pangan

By editorjab4rSeptember 25, 2026
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

EditorJabar.com, BANDUNG — Lembaga Pemasyarakatan (lapas) Narkotika Kelas IIA Bandung terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satunya melalui budidaya ayam petelur yang kini menunjukkan hasil signifikan. Hasil dari ayam petelur, digunakan untuk konsumsi makan WBP.

Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Kelas IIA Bandung, Sopiana didampingi Kasi Kegiatan Kerja (kasi Giatja) Raja, meninjau langsung kandang ayam petelur di lingkungan Lapas yang sering disebut dengan nama Lapas Jelekong ini.

Berdasarkan pantauan, tingkat keberhasilan budidaya ayam petelur di LPN Bandung mencapai 90%, saat ini produksi telur berada di angka 461 butir per hari dari 498 ekor ayam petelur.

“Jika dimaksimalkan bisa mencapai kapasitas puncak sempat menyentuh 900 butir telur. Program ini dimulai secara bertahap dari 500 ekor dulu sejak Juni 2026 sesuai arahan untuk mendukung program ketahanan pangan mandiri,”jelas Kalapas Narkotika Kelas IIA Bandung Sopiana, Jumat 25 September 2026.

Kalapas memastikan,bahwa ayam petelur ini terus dilakukan pemantauan setiap harinya.

“Kami terus pantau agar kesehatan dan produktivitas ayam tetap terjaga. Seperti hari ini kami telah memvaksin 498 ekor ayam,” ujar Sopiana.

Kalapas menambahkan, untuk menekan biaya operasional, Lapas memproduksi pakan sendiri.

“Pakan yang digunakan bersifat organik, dengan kebutuhan sebanyak 1 ton untuk 2 minggu,” terangnya.

Langkah ini dinilai efektif karena Lapas hanya membeli bahan baku pakan, lalu diolah mandiri oleh WBP.

Pembinaan di kandang ayam ini, ditangani oleh 4 orang WBP tetap. Penunjukan dilakukan melalui sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan atau TPP agar pembinaan berjalan konsisten dan tanggung jawab perawatan lebih maksimal.

“Kami sudah bertemu Kepala Dinas peternakan Kabupaten Bandung.Mudah-mudahan ada respon dari Dinas Pertanian dan Peternakan. Pak Bupati Bandung juga sudah memberikan sinyal untuk kolaborasi,” jelas Sopiana.

Hasil telur dari ternak ayam Petelur, menurut Sopiana untuk dikonsumsi Internal.

“Untuk tahap awal, hasil produksi telur masih digunakan untuk kebutuhan konsumsi WBP di dalam Lapas. Hal ini dikarenakan kebutuhan internal masih belum maksimal. Namun, jika produksi sudah surplus, Lapas Narkotika Bandung menyatakan siap menjual telur ke masyarakat umum sebagai bentuk kontribusi kepada lingkungan sekitar,’ paparnya.

Kalapas memastikan,bahwa ternak ayam petelur ini contoh nyata pembinaan yang produktif.

“Ke depan kami butuh dukungan pemerintah daerah agar program ini bisa terus berkembang dan tentunya bermanfaat bagi WBP serta masyarakat diluar lapas. Itu harapan saya” pungkasnya.

Lapas Narkotika Bandung Produksi Telur Ayam Sampai 500 Butir Per Hari WBP Lapas Batam Tanam Holtikultura Guna Dukung Ketahanan Pangan Dari Dalam Lapas
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email

Related Posts

Inovasi Pelayanan Publik, Aplikasi SITRABAR Lapas Subang Resmi Raih Sertifikat Hak Cipta

Oktober 28, 2026

Boy Naldo Inisiasi Aplikasi SITRABAR Untuk Pelayanan Publik Subang

Oktober 28, 2026

Petugas Lapas Banceuy Amankan Pengunjung Selundupkan Sabu

Oktober 27, 2026

Lapas Perempuan Bandung Kembangkan Bakat Stand Up WBP

Oktober 27, 2026

Ombudsman Cek Pelayanan Publik di Rutan Kelas Satu Bandung

Oktober 21, 2026

Instruksi Menteri Imipas Rutan Bandung Gelar Sosialisasi Hunian

Oktober 19, 2026
Terbaru
Regional Jabar

Inovasi Pelayanan Publik, Aplikasi SITRABAR Lapas Subang Resmi Raih Sertifikat Hak Cipta

By editorjab4rOktober 28, 2026

EditorJabar.com, SUBANG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Subang, Jawa Barat, menorehkan prestasi gemilang di…

Boy Naldo Inisiasi Aplikasi SITRABAR Untuk Pelayanan Publik Subang

Oktober 28, 2026

Pithra Jaya Saragih Tekankan Kekompakan Pegawai Lapas Tanjungpinang

Oktober 27, 2026

Kakanwil Ditjenpas Kepri Panen 250 Kg Jagung Di Tanjungpinang

Oktober 27, 2026

 

Editor Jabar adalah media informasi dan edukasi bagi masyarakat Jawa Barat

Copyright © editorjabar.com

© 2026 editorjabar.com
  • Home
  • Health
  • Technology
  • TV & Drama
  • Buy Now

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.